Kamis, 01 April 2010

Knock out ligasha

Hari yang ditunggu-tunggu telah datang , hari kamis 18 maret 2010. Kelasku (elevator) telah menantikan babak knock out ligasha yang akan berhadapan dengan kelas xi olimpiade. Namun pertandingan kali ini tidak seperti biasanya , entah kenapa persiapan fisik mental maupun perlengkapan sangat kurang. Pertandingan kurang beberapa jam namun ada juga yang belum membawa perlengkapan. Namun, masalah itu masih bisa di atasi, yang paling parah lagi salah satu temanku kecelakaan pada saat menuju ke lapangan sehingga terpaksa menghadapi lawan dengan 10 orang pemain. Semangat para pemain tidak berkurang sedikitpun walaupun kekurangan pemain.
Pertandingan dimulai, wasit mulai memanggil kapten dari masing masing kesebelasan. Bola pertama diambil oleh kesebelasan xi olimpiade. Baru beberapa menit babak pertama berjalan mereka mampu memasukkan bola ke gawang elevator. Meskipun telah ketinggalan satu angka namun pemain elevator masih tetap semangat dan berusaha menyerang. Berbaga serangan yang dibangun oleh elevator selalu digagalkan oleh pemain bertahan lawan.
Ditengah babak pertama elevator mulai sering diserang, para pemain bertahan elevator berusaha menghentikan serangan-serangan yang dibangun oleh lawan. Namun, pemain bertahan elevetor sudah mulai lelah dan akhirnya elevator kembali kemasukkan, skor menjadi 2-0. Serangan tak henti-hentinya dibangun oleh ketiga pemain depan elevator yaitu wira ridho dan ibam, namun sangat sulit sekali menembus pertahanan lawan. Pemain elevator sejauh ini sekalipun belum bisa menendang bola ke arah gawang.
Gol kembali dicetak oleh lawan pada menit-menit terakhir babak pertama. Skor babak pertama 3-0.
Supporter elevator pun memberikan semangat kepada pemainnya , yel-yel tak henti-hentinya dikumandangkan dengan keras.
Babak kedua dimulai , di tengah-tengah babak kedua ini terjadi gol yang sangat disesalkan. Gol ini bermula dari tendangan yang dilakukan oleh pemain tengah lawan. Bola ditendang dari tengah lapangan dengan keras, pada waktu itu terdapat satu pemain penyerang yang berada di mulut gawang , saya berusaha menahan bola keras itu namun hal tak diinginkan terjadi. Bola keras itu malah berbelok dan kiper elevator terkecoh akhirnya bola masuk ke gawang.
skor menjadi 4-0 , pada detik-detik terakhir elevator mencetak gol yang dihasilkan oleh tendangan keras ridho sehingga kedudukan menjadi 4-1.
Skor bertahan hingga peluit tanda berakhirnya pertandingan.



Share This

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

1 komentar:

bursa taruhan bola 28 Februari 2013 18.36  

kala menang itu hal yang wajar dalam suatu pertandingan,,,,yang penting tetep semangat aja gannn

Posting Komentar

RECENT COMMENT

FOLLOWER

RECENT POSTS

  © Blogger template The Business Templates by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP